Bhineka Tunggal Ika


Bhineka Tunggal Ika dalam Kehidupan Sehari Hari 

            Bhineka tunggal ika merupakan semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tertulis di kaki burung garuda. Semboyan bhineka tunggal ika mempunyai filosofi dan arti penting bagi kehidupan bumi pertiwi ini. Dalam undang-undang di Indonesia bhineka tunggal ika banyak digunakan sebagai dasar dan peraturan Negara. Bhineka tunggal ika memiliki arti berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Yang mempunyai maksud Negara Indonesia adalah Negara kepulauan yang luas, sekaligus mempunyai corak yang beraneka ragam. Keanekaragaman yang dimiliki bangsa Indonesia yaitu bermacam macam suku,agama,adat istiadat,pakaian adat, rumah adat, dan masih banyak lagi. Keanekaragaman itu disebabkan karena Negara Indonesia adalah Negara maritime atau kepulauan yang terbentang luas dari sabang sampai merauke. Sehingga hal tersebut mengakibatkan Negara Indonesia mempunyai ciri khas dan keistimewaan yang berbeda-beda di setiap wilayahnya untuk menjaga perbedan tersebut Negara Indonesia harus menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalam bhineka tunggal ika.


Keberagaman kepercayaan yang dianut oleh masyarakat, menyebabkan Indonesia memiliki bermacam-macam aliran agama mulai dari agama islam, agama Kristen, agama katolik, konghucu, dan sebagainya. Dari keberagaman agama yang dianut masyarakat Indonesia menjadikan Indonesia kaya akan kegiatan keagamaan yang bermacam-macam. Hal tersebut menjadikan Indonesia memiliki potensi budaya keagamaan yang menarik. Bhineka tunggal ika juga dapat digunakan symbol kesatuan dan perdamaian bagi Negara Indonesia. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan adanya semangat persatuan dan kesatuan yang dimiliki pemuda pemudi bangsa Indonesia yang tertulis di dalam dasar Negara yaitu pancasila.meskipun bhineka tunggal ika hanyalah sebuah simbol namun simbol semboyan bhineka tunggal ika sangat mengandung makna yang dalam bagi bangsa Indonesia, bukan hanya sekadar slogan atau sebuah kalimat yang biasa.

            Semboyan bhineka tunggal ika yang terletak di kaki burung garuda, menjadikan semboyan itu hampir disejajarkan dengan dasar Negara Indonesia yaitu Pancasila. Oleh karena itu, siapa yang tidak nengamalkan semboyan bhineka tunggal ika sana halnya tidak patuh terhadap Pancasila karena seorang yang mengaku bangsa Indonesia cinta akan tanah airnya pasti tidak akan menghianati bhineka tunggal ika dan pancasila sehingga wajib untuk seluruh masyarakat Indonesia untuk mengamalkan nila-nilanya di dalam kehidupan sehari-hari. Jika tidak ada semboyan yang mengatur bangsa Indonesia pasti bangsa Indonesia akan terpecah belah tidak menjadi bangsa yang damai dengan demikian itu bhineka tunggal ika sangat berguna sebagai alat pemersatu keberagaman tersebut. Negara Indonesia seharusnya harus melestarikan keberagaman yang dimiliki sebagai warisan yang nantinya bisa diteruskan oleh pemudi-pemudi bangsa yang akan meneruskan perjuangan bangsa Indonesia.

            Bhineka tunggal ika memberikan pengaruh besar terhadap kehidupan sehari-hari di masyarakat. Pengaruh tersebut dapat meliputi berbagai sendi bidang kehidupan, diantara hal yang dapat dipengaruhi oleh kebhinekaan antara lain yaitu di bidang politik, bidang sosial dan budaya, bidang pendidikan, bidang keagamaan, dan bidang-bidang lainnya. Bhineka tunggal ika di dalam tatanan pilitik memberikan pengaruh yang besar yaitu bahwasanya kebhinekaan dapat mempersatukan tatanan Negara. Hal tersebut dapat di lihat dalam dunia politik nilai-nilai kebhinekaan bisa di terapkan di dalamnya. Misalnya untuk menjadi anggota di norganisasi partai politik tidak ada cirri fisik khusus atau aturan khusus yang harus di miliki seseorang untuk menjadi anggota partai politik. Seluruh warga Negara republik Indonesia mempunyai hak dan peluang untuk ikut serta bergabung dalam organisasi partai politik. Yang terpenting untuk bergabung dalam dunia partai politik seseorang harus mempunyai tujuan yang baik bagi kemajuan Negara Indonesia dan harus siap membawa perubahan di dalamnya sehingga apabila terjadi perbedaan dalam masalah terkait ciri fisik tersebut tidakl menjadikan perdebatan atau perselisihaan yang menyebabkan runtuhnya atau terpecah belahnya organisasi partai politik tersebut.

            Dalam bidang sosial bhineka tunggal ika juga sangat berperan penting sebagai alat perekat atau pemersatu dalam kehidupan sosial. Hal ini di wujudkan pada kehidupan masyarakat yang selalu menjalani interaksi sosial dengan masyarakat lainnya. Sehingga apabila terjadi perbedan dalam masyarakat, masyarakat yang menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalam bhineka tunggal ika pasti akan selalu menjunjung tinggi perbedaan yang ada di masyarakat dan juga pasti akan menhargai setiap pendapat orang lain. Namun dalam hal ini kenyataanya interaksi sosial yang terjadi di masyarakat kota dengan interaksi sosial masyarakat di desa mengalami perbedaan yang sangat jelas dan nyata terjadi. Hal ini dibuktikan bahwa pada masyarakat yang tinggal di perkotaan dalam lingkungan sosialnya menganut atu mengacu padfa kebudayaan barat yang cenderung bersifat individualisme dan bersikap egoisme sehingga apabila perilaku menyimpang yang demikian itu tidak di hilangkan pasti akan menyebabkan luntur dan hilangnya nilai-nilai kebhinekaan di dalam lingkungan sosial masyarakat.

            Berbeda dengan masyarakat yang tinggal di pedesaan masyarakat yang tinggal di pedesaan sangat menerapkan nilai-nilai kebhinekaan dalam kehidupan sehari-harinya. Hal ini dapat dibuktikan dan dilihat nyata. Bahwa di lingkungan sosial di pedesaan masih diterapkannya hidup dengan kegotong-royongan , berat bersama-sama di pikul ringan sama-sama dijinjing , masih hangatnya suasana bertegur sapa jika bertemu saling tolong menolong dan juga saling memberi antar masyarakat lainnya dan juga masih banyak lagi nilai-nilai bhineka tunggal ika yyang di terapkan di masyarakat pedesaan. Apabila perilaku masyarakat di pedesaan berbanding terbalik dengan masyarakat yang tinggal di perkotaan hal-hal itulah yang sebenarnya menyebabkan hilangnya keharmonisan di dalam lingkungan sosial.

                Selanjutnya bhineka tunggal ika juga sangat berpengaruh di bidang sosial pendidikan. Hal itu dapat dilihat bahwa di lingkungan sekolah kita berinteraksi dengan teman yang banyak yang memiliki karakter yang berbeda, sehingga diantara perbedaan itu semboyan bhineka tunggal ika dapat mempersatukan perbedaan menjadi sebuah keunikan karena di sekolah seseorang pasti berjumpa dengan teman yang berwarna kulit berbeda, agama berbeda, kebiasaan berbeda, serta sifat dan karakter yang berbeda pula. Apabila di lingkungan sekolah tidak menerapkan nilai kebhinekaan pasti muncul diskriminasi karena perbedaan yang terjadi. Misalnya pilih-pilih teman dalam bergaul antara si kaya dan si miskin, si pandai dan yang kurang pandai, dan sebagainya karena ada kelompok tertentu yang memandang pertemanan harus sama derajatnya, memandang rendah orang lain jika kedudukannya di bawah mereka. Terkadang hubungan seperti itu banyak terjadi diperguruan tinggi, banyak mahasiswa pintar dari penjuru kota yang menimba ilmu di tempat atau kota lain dengan tujuan mencari wawasan dan pengalaman baru, tetapi terkadang perbedaan fisik mereka dengan orang-orang lokal di situ menyebabkan hubungan kekeluargaan menjadi tidak erat. Seharusnya perbedaan seperti ini bukan menjadi masalah besar yang berlarut-larut, seseorang yang tinggal di desa juga mempunyai hak untuk menuntut ilmu dikota-kota besar, seperti mahasiswa papua yang kuliah diperguruan tinggi di Jakarta, sebenarnya masyarakat desa juga mempunyai kemampuan untuk bersaing di kota.

            Selanjutnya di bidang sosial keagamaan, kita bisa melihat bahwasannya Indonesia dari Sabang sampai Merauke dengan keluasan wilayah juga memiliki keanekaragaman agama yang dianutnya, kebebasan memeluk agama sesuai dengan kepercayaan masing-masing tercantum dalam dasar pancasila yaitu sila 1 yang berbunyi “ketuhanan yang maha esa”, yang terkandung dari sila pertama itu menjelaskan bahwa setiap orang mempunyai hak untuk memeluk dan menjalankan agama yang dianut, sehingga apabila peraturan sudah menyatakan kebebasan terkait hak untuk memeluk agama yang dianut tidak sewajarnya jika masyarakat Indonesia saling menjatuhkan agama yang dianut setiap orang, dan tidak sepatutnya jika sesama umat beragama saling menebar kebencian dan juga permusuhan demi mengunggulkan golongan atau agamanya. Permusuhan dikalangan umat beragama dapat menyebabkan persatuan dan kesatuan menjadi terpecah belah. Dalam hal ini semboyan bhineka tunggal ika dapat sebagai alat pemersatu dengan keanekaragaman yang 
ada nilai bhineka tunggal ika dalam kehidupan sehari-hari, wajib sebagai warga Negara Indonesia  menegakkan dan menjalankan nilai-nilai kebhinekaan. Agar persatuan dan kesatuan dapat terus dilestarikan.


selamat membaca postingan saya semoga bermanfaat :)

Komentar